Sultra Maimo Sharia Fest 2026, Wagub Hugua Dorong UMKM Jadi Penopang Ekonomi Daerah

EKONOMI, SULTRA11 Dilihat

IndeksSultra.com, Kendari- Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Hugua menegaskan bahwa sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran vital dalam menopang perekonomian daerah, terutama di tengah dinamika global yang terus berkembang.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam rangkaian kegiatan Sultra Maimo Sharia Fest 2026 yang turut didukung oleh Bank Indonesia sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Hugua menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia atas berbagai program yang dinilai mampu menggerakkan geliat UMKM di Sultra.

“Pemerintah provinsi menyampaikan terima kasih kepada BI yang telah menyelenggarakan kegiatan ini untuk menggelorakan UMKM. Karena UMKM ini merupakan media utama penggerak ekonomi, baik di Indonesia maupun di Sulawesi Tenggara,” ujarnya, Jumat 24 April 2026.

BACA JUGA  Melalui #SambungkanSemangat Telkomsel Hadirkan Kenyamanan Komunikasi Selama Nataru

Menurutnya, perkembangan UMKM akan memberikan dampak luas bagi seluruh lapisan masyarakat. Ketika sektor ini tumbuh, maka manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh pelaku usaha, tetapi juga masyarakat secara keseluruhan, mulai dari kalangan bawah hingga atas.

“Kalau UMKM berkembang, maka semua lapisan masyarakat akan menikmati. Ini yang membuat dinamika ekonomi tetap berjalan dan pertumbuhan ekonomi daerah meningkat,” jelasnya.

Lebih lanjut, Hugua mengungkapkan bahwa sekitar 70 persen masyarakat Sulawesi Tenggara masih bergantung pada sektor UMKM. Oleh karena itu, penguatan sektor ini menjadi kunci utama dalam mendorong pembangunan ekonomi daerah.

BACA JUGA  Dorong Tata Kelola Digital, Bank Sultra Serahkan Aplikasi SIRIDA untuk Perkuat Transparansi Retribusi di Kota Kendari

Ia juga menyoroti dominasi UMKM di sektor industri kecil, industri kreatif, serta sektor pangan yang memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan ekonomi dan ketersediaan pangan.

“Hampir 70 persen penduduk kita bergantung pada UMKM, mulai dari industri kecil, industri kreatif hingga sektor pangan. Jika sektor-sektor ini berkembang, maka ketahanan pangan kita kuat dan ekonomi masyarakat ikut tumbuh,” tambahnya.

Melalui dukungan program yang terus digulirkan Bank Indonesia, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara berharap UMKM dapat semakin berkembang dan menjadi fondasi utama dalam memperkuat perekonomian daerah secara berkelanjutan.

Komentar