IndeksSultra.com, Kendari- Wakapolda Sulawesi Tenggara (Sultra), Gidion Arief Setyawan bersama Irwasda Polda Sultra, Johanes Pangihutan Siboro meninjau langsung lokasi banjir di Kelurahan Wanggu, Kota Kendari, Senin 11 Mei 2026.
Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan penanganan bencana berjalan optimal sekaligus melihat kondisi masyarakat yang terdampak banjir akibat tingginya curah hujan di wilayah Kendari dan sekitarnya dalam beberapa hari terakhir.
Dalam keterangannya, Brigjen Pol. Gidion Arief Setyawan mengatakan banjir terjadi akibat meluapnya Sungai Kali Wanggu yang menyebabkan ratusan warga terdampak dan sejumlah akses jalan permukiman terendam air.
“Curah hujan di wilayah Kendari dan sekitarnya cukup tinggi beberapa hari terakhir, kemudian mengakibatkan meluapnya Sungai Kali Wanggu. Masyarakat yang terdampak banjir sekitar 650 orang,” ujarnya.
Pihaknya menjelaskan saat ini telah dibentuk posko terpadu yang melibatkan unsur kepolisian, Brimob, tenaga kesehatan, serta instansi terkait lainnya guna mempercepat proses penanganan di lapangan.
“Ada posko kesehatan, posko bencana dari Brimob, semuanya jadi satu di situ, termasuk dari dinas terkait juga,” katanya.
Menurutnya, sebagian warga terdampak kini mengungsi di tenda pengungsian yang telah disiapkan karena sejumlah akses jalan menuju permukiman masih tergenang banjir.
Wakapolda Sultra menegaskan bahwa prioritas utama penanganan banjir adalah memastikan keselamatan warga dan mencegah adanya korban jiwa.
“Yang kita lakukan bersama stakeholder lainnya, pertama memastikan dari aspek keselamatan tidak ada korban jiwa. Lalu dari aspek kesehatan, seluruh masyarakat terdampak dipastikan terpantau kesehatannya melalui tim kesehatan yang kami kirimkan,” jelasnya.
Hingga kini, aparat kepolisian bersama pemerintah daerah dan instansi terkait masih terus melakukan pemantauan serta penanganan di wilayah terdampak banjir di Kota Kendari.***







Komentar