Bank Sultra Dominasi Penyaluran Rekening SimPel di Kendari, Dukung Program Satu Rekening Satu Pelajar

EKONOMI, SULTRA62 Dilihat

IndeksSultra.com, Kendari- PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Tenggara (Bank Sultra) memperkuat komitmennya dalam mendorong literasi dan inklusi keuangan di kalangan pelajar dengan menyalurkan 50.537 Rekening Simpanan Pelajar (SimPel) bagi siswa SD dan SMP di Kota Kendari.

Program tersebut menjadi bagian dari peluncuran 60.819 Rekening SimPel se-Kota Kendari dalam rangka memperingati Hari Indonesia Menabung (HIM) 2026 sekaligus mendukung implementasi program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR). Kegiatan digelar di Pelataran Kantor Wali Kota Kendari, Rabu 22 Juli 2026.

Acara dihadiri Wali Kota Kendari Siska Karina Imran, Wakil Wali Kota Kendari Sudirman, Kepala Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Regional III Sulawesi, Maluku, dan Papua Fuad Zaen, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tenggara Bismi Maulana Nugraha, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Tenggara Edwin Permadi, jajaran Forkopimda, serta perwakilan pelajar.

Dari total rekening SimPel yang diterbitkan, 50.537 rekening dikelola oleh Bank Sultra, sementara 10.282 rekening lainnya dibuka melalui BPR Bahteramas Kendari. Penyerahan buku tabungan dilakukan secara simbolis oleh Direktur Utama Bank Sultra, Andri Permana Diputra Abubakar, kepada Wali Kota Kendari dan sejumlah perwakilan siswa.

BACA JUGA  Gubernur Sultra Serahkan Bantuan Strategis untuk Kuatkan Infrastruktur dan Ketahanan Pangan

Kepala OJK Sulawesi Tenggara, Bismi Maulana Nugraha, memberikan apresiasi atas capaian Kota Kendari yang dinilai berhasil melampaui target nasional Program KEJAR.

“Keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah, OJK, Bank Indonesia, LPS, perbankan, Baznas, Kementerian Agama, serta seluruh satuan pendidikan di Kota Kendari,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Tenggara, Edwin Permadi, menegaskan komitmen BI dalam mendukung peningkatan literasi keuangan melalui edukasi mengenai kebiasaan menabung, penggunaan Rupiah, hingga pemanfaatan transaksi digital yang aman bagi pelajar.

Di sisi lain, Kepala LPS Regional III Sulawesi, Maluku, dan Papua, Fuad Zaen, mengajak masyarakat untuk tidak ragu menyimpan dana di perbankan. Ia menyebut tingkat penjaminan simpanan di Sulawesi Tenggara telah mencapai 99,98 persen, sehingga memberikan perlindungan yang tinggi bagi nasabah.

Direktur Utama Bank Sultra, Andri Permana Diputra Abubakar, mengatakan pembukaan lebih dari 50 ribu rekening SimPel merupakan langkah nyata dalam membangun budaya pengelolaan keuangan sejak usia dini.

“Ini bukan hanya mencerminkan tingginya jumlah rekening yang dibuka, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi muda yang terbiasa menabung dan mampu mengelola keuangan secara bijak,” katanya.

BACA JUGA  Produksi Nikel PT Vale Naik di 2025, Tembus 72 Ribu Ton

Dikatakan, Bank Sultra akan terus menghadirkan layanan perbankan yang mudah diakses dan sesuai dengan kebutuhan pelajar agar kebiasaan menabung dapat tumbuh sejak dini.

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, menyampaikan bahwa Program KEJAR merupakan salah satu strategi pemerintah dalam membangun ekosistem keuangan yang inklusif di lingkungan pendidikan.

“Kepemilikan rekening bank sejak usia sekolah akan membantu membentuk karakter hemat, mengurangi perilaku konsumtif, serta meningkatkan kemampuan anak dalam mengelola keuangan secara mandiri,” bebernya.

Siska juga mengungkapkan bahwa tingkat kepemilikan rekening pelajar di Kota Kendari telah melampaui 90 persen, dan pemerintah optimistis target 100 persen dapat segera tercapai melalui dukungan seluruh pemangku kepentingan.

Melalui kolaborasi tersebut, Bank Sultra bersama Pemerintah Kota Kendari, OJK, Bank Indonesia, LPS, dan berbagai mitra berharap budaya menabung semakin melekat di kalangan pelajar, sehingga mampu mencetak generasi muda Sulawesi Tenggara yang cerdas secara finansial dan siap menghadapi tantangan ekonomi di masa depan.

Komentar