Polda Sultra Tanamkan Budaya Tertib Berlalu Lintas kepada Anak Sejak Dini

HUKUM71 Dilihat

IndeksSultra.com, Kendari- Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Tenggara memanfaatkan momentum Hari Anak Nasional 2026 untuk mengenalkan keselamatan berlalu lintas kepada anak-anak sejak usia dini.

Edukasi tersebut digelar di Taman Lalu Lintas Polda Sultra, Kamis, 23 Juli 2026, dan diikuti 102 murid dari TK Kemala Bhayangkari Brimob serta TK Kemala Bhayangkari Polresta Kendari. Kegiatan berlangsung setelah para siswa mengikuti upacara peringatan Hari Anak Nasional di Mapolda Sultra.

Kasubdit Keamanan dan Keselamatan Ditlantas Polda Sultra Kompol Arie Sumarni mengatakan, pengenalan aturan lalu lintas sejak usia dini penting untuk membentuk kebiasaan positif yang dapat terbawa hingga anak tumbuh dewasa.

“Edukasi diberikan dengan metode yang menyenangkan melalui permainan, praktik langsung, dan pengenalan rambu-rambu sehingga mudah dipahami,” kata Arie.

Dalam kegiatan tersebut, anak-anak diajak mengenal berbagai jenis rambu lalu lintas serta memahami cara menyeberang jalan dengan aman. Mereka juga mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya penggunaan helm ketika berkendara.

BACA JUGA  Ditresnarkoba Polda Sultra Amankan 7,26 Gram Sabu di Kendari

Tidak hanya soal aturan di jalan, personel Ditlantas Polda Sultra juga memperkenalkan berbagai tugas kepolisian kepada para siswa. Anak-anak diberi kesempatan berinteraksi langsung dengan polisi, mengenal kendaraan dinas, hingga berfoto bersama personel.

Pendekatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun citra Polri yang ramah dan dekat dengan anak-anak. Polisi tidak hanya diperkenalkan sebagai penegak aturan, tetapi juga sebagai sosok yang hadir untuk melindungi, mengayomi dan membantu masyarakat.

Arie berharap edukasi yang diberikan tidak berhenti pada pemahaman anak terhadap aturan lalu lintas. Para siswa juga diharapkan dapat menjadi pengingat bagi orang tua dan lingkungan sekitarnya mengenai pentingnya keselamatan di jalan.

“Harapannya, mereka tidak hanya menjadi pelopor keselamatan bagi dirinya sendiri, tetapi juga mampu mengingatkan orang tua dan lingkungan sekitarnya untuk selalu tertib berlalu lintas,” ujarnya.

Antusiasme terlihat dari para siswa yang mengikuti setiap simulasi dan materi yang diberikan. Pendampingan guru dan orang tua turut membuat proses pembelajaran berlangsung interaktif dan menyenangkan.

BACA JUGA  Kapolres Wakatobi Pastikan Dugaan Kekerasan oleh Oknum Polisi Diproses Transparan

Salah seorang orang tua murid, Lilis, 34, menilai metode edukasi yang diterapkan kepolisian membuat anak lebih mudah memahami pesan keselamatan berlalu lintas.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Anak-anak belajar sambil bermain sehingga mereka senang dan tidak merasa sedang diajari,” kata Lilis.

Menurutnya, pengenalan keselamatan lalu lintas sejak dini dapat membantu membentuk kebiasaan anak ketika berada di jalan sekaligus membangun pemahaman bahwa polisi merupakan sahabat yang hadir untuk memberikan perlindungan.

Melalui kegiatan di Taman Lalu Lintas tersebut, Polda Sultra berharap kesadaran mengenai keselamatan berkendara dapat tumbuh sejak masa kanak-kanak. Edukasi berkelanjutan dinilai penting untuk membentuk generasi yang disiplin, peduli terhadap keselamatan, dan memahami pentingnya tertib berlalu lintas.

Komentar