OJK Sultra Perketat Pengawasan Cegah Aktivitas Judi Online di Daerah

EKONOMI8 Dilihat

IndeksSultra.com, Kendari– Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tenggara (Sultra) terus memperkuat pengawasan terhadap potensi penyalahgunaan layanan keuangan yang berkaitan dengan aktivitas judi online.

Langkah tersebut dilakukan melalui koordinasi bersama aparat penegak hukum dan instansi terkait.

Kepala OJK Sulawesi Tenggara, Bismi Maulana Nugraha, mengatakan hasil pemantauan sementara menunjukkan belum ditemukan pola aktivitas judi online yang berkembang secara signifikan di wilayah Sulawesi Tenggara. Meski demikian, pengawasan akan terus ditingkatkan sebagai langkah antisipatif.

Menurutnya, OJK secara rutin melakukan identifikasi terhadap potensi transaksi maupun aktivitas yang mengarah pada praktik perjudian daring agar tidak berkembang di daerah.

BACA JUGA  Indosat Masuk Daftar Fortune Best Companies to Work For 2025, Satu-Satunya Perusahaan Telekomunikasi Indonesia yang Terpilih

“Sejauh ini belum terlihat adanya pola aktivitas judi online di Sulawesi Tenggara. Namun kami tetap melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan berbagai pihak agar aktivitas tersebut tidak masuk dan berkembang di wilayah ini,” ujar Bismi.

Ia menambahkan, apabila di kemudian hari ditemukan indikasi yang didukung bukti yang cukup, langkah penanganan akan segera dilakukan bersama aparat penegak hukum. Proses tersebut diawali dengan identifikasi dan pengumpulan informasi sebelum dilakukan tindakan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

BACA JUGA  Genjot Infrastruktur, Pemkab Konawe Utara Gandeng Bank Sultra Lewat Skema Pinjaman Daerah

Bismi menegaskan, pengawasan terhadap judi online merupakan bagian dari upaya menjaga integritas sektor jasa keuangan sekaligus mencegah pemanfaatan sistem keuangan untuk aktivitas yang melanggar hukum.

Melalui sinergi dengan kepolisian, pemerintah, dan lembaga terkait lainnya, OJK berharap potensi penyalahgunaan layanan keuangan untuk praktik perjudian online dapat dicegah sejak dini sehingga stabilitas sektor keuangan di Sulawesi Tenggara tetap terjaga.;

Komentar