Personel Polri Antar Soft Tennis Indonesia Raih Perunggu di Asian Games Nagoya

HUKUM71 Dilihat

IndeksSultra.com, Jakarta- Tim Beregu Putra Soft Tennis Indonesia mengamankan medali perunggu pada Asian Games ke-20 di Nagoya, Jepang. Prestasi tersebut turut ditopang sejumlah personel Polri yang memperkuat skuad Merah Putih dalam ajang olahraga terbesar di Asia tersebut.

Medali diraih setelah Indonesia menuntaskan rangkaian pertandingan dari fase grup hingga semifinal yang berlangsung di Higashiyama Park Tennis Center, Nagoya, Minggu 20 September 2026. Capaian itu menjadi medali ketiga yang disumbangkan Kontingen Indonesia pada Asian Games Nagoya 2026.

Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo menyampaikan apresiasi atas perjuangan para atlet, termasuk personel Polri yang turut membela Indonesia di cabang soft tennis.

“Selamat atas raihan medali yang sangat berharga ini. Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi Indonesia dan juga kebanggaan bagi Polri. Para personel Polri yang memperkuat tim telah menunjukkan semangat juang, disiplin, dan dedikasi dalam membawa nama Merah Putih di panggung Asia,” ujar Dedi dari Jakarta, Minggu (20/9).

Menurut dia, keikutsertaan personel Polri dalam kompetisi internasional menunjukkan kontribusi anggota kepolisian bagi bangsa tidak hanya melalui pelaksanaan tugas, tetapi juga lewat prestasi olahraga.

Perjalanan Tim Beregu Putra Indonesia menuju podium diawali dengan kemenangan telak 3-0 atas Nepal pada pertandingan perdana, Jumat (18/9). Indonesia tergabung di Grup B bersama Nepal dan Korea Selatan.

Ganda putra Tio Hutauruk dan Fernando Sanger membuka kemenangan dengan menundukkan pasangan Nepal 5-0. Bagus Angga Boedy Pradewa kemudian menambah poin melalui kemenangan 4-0 pada nomor tunggal putra.

Indonesia selanjutnya menghadapi Korea Selatan. Dalam pertandingan tersebut, Indonesia kalah tipis 1-2. Satu-satunya kemenangan Indonesia diraih pasangan Tio Hutauruk dan Fernando Sanger dengan skor 3-2. Hasil itu membawa Indonesia melaju ke perempat final sebagai runner-up Grup B.

BACA JUGA  Ditlantas Polda Sultra Siarkan Update Lalu Lintas Secara Langsung Bersama RRI Kendari

Di babak perempat final, Indonesia kembali tampil solid dengan mengalahkan India 2-0. Tio Hutauruk dan Fernando Sanger menyumbangkan kemenangan setelah menundukkan pasangan India 5-2. Poin kedua sekaligus memastikan tiket semifinal diperoleh melalui kemenangan Bagus Angga Boedy Pradewa pada nomor tunggal putra.

Langkah Indonesia terhenti di semifinal setelah menghadapi tuan rumah Jepang. Tim Merah Putih kalah 0-2, namun hasil tersebut sekaligus memastikan Indonesia membawa pulang medali perunggu.

Ketua Umum PP PESTI Irjen Pol Awal Chairuddin turut mendampingi langsung perjuangan kontingen Soft Tennis Indonesia selama berlaga di Nagoya.

“Perjalanan tim sangat luar biasa. Saya mendampingi langsung perjuangan para atlet dari awal pertandingan hingga semifinal. Mereka menunjukkan semangat juang, disiplin, dan kekompakan yang luar biasa. Medali ini merupakan hasil kerja keras seluruh atlet, pelatih, official, serta dukungan berbagai pihak,” kata Awal.

Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap dukungan Polri melalui Komite Olahraga Polri (KOP) dalam proses pembinaan dan persiapan kontingen hingga tampil di Asian Games Nagoya 2026.

“Terima kasih atas dukungan penuh Polri melalui Komite Olahraga Polri. Dukungan ini menjadi kekuatan dan motivasi bagi para atlet dalam menjalani persiapan hingga bertanding di Asian Games. Raihan medali ini merupakan buah dari kerja keras, disiplin, kekompakan, dan semangat juang seluruh atlet serta tim pelatih,” ujarnya.

BACA JUGA  Siswa SIP Angkatan 55 Polda Sultra Berbagi di Panti Asuhan, Perkuat Nilai Kepedulian Sosial

Komite Olahraga Polri menjadi salah satu wadah pembinaan dan pengembangan potensi personel di bidang olahraga. Dukungan tersebut juga diberikan kepada personel yang berprestasi dan memperkuat kontingen Indonesia dalam berbagai kompetisi, baik nasional maupun internasional.

Wakapolri menegaskan Polri akan terus memberikan dukungan kepada personel yang mampu mengukir prestasi sekaligus membawa nama Indonesia di arena internasional.

“Ketika personel Polri tampil membawa nama Indonesia, mereka juga membawa semangat pengabdian dan kebanggaan institusi. Polri akan terus memberikan dukungan kepada personel yang berprestasi dan berkontribusi bagi bangsa melalui olahraga,” tegasnya.

Perjuangan skuad Soft Tennis Indonesia belum berakhir. Setelah nomor beregu, para atlet akan melanjutkan persaingan pada nomor tunggal putra dan putri, ganda putra dan putri, serta ganda campuran.

Dedi meminta capaian medali beregu menjadi tambahan motivasi bagi para atlet untuk menghadapi nomor perorangan.

“Perjuangan belum selesai. Jadikan pencapaian beregu ini sebagai modal kepercayaan diri yang besar. Fokus, berjuang tanpa lelah, dan dulang terus emas sebanyak-banyaknya di nomor perorangan di Nagoya tahun ini demi kehormatan bendera Merah Putih,” katanya.

Kontingen Soft Tennis Indonesia diperkuat lima atlet putra, yakni Tio Juliando Hutauruk, Fernando Sanger, Bagus Angga Boedy Pradewa, Muhammad Reza Falevi, dan Rizky Zammy Febrian Laluyan. Sementara sektor putri diperkuat Siti Nur Arasy dan Allif Nafiiah.

Dengan medali perunggu dari nomor beregu, skuad Soft Tennis Indonesia kini bersiap melanjutkan perjuangan pada nomor perorangan Asian Games Nagoya 2026.

Komentar