Bank Sultra Siapkan Pembiayaan Rp20,55 Miliar untuk Percepat Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih

EKONOMI102 Dilihat

IndeksSultra.com, Kendari- Bank Sultra memperkuat dukungannya terhadap pembangunan ekonomi masyarakat pesisir di Sulawesi Tenggara (Sultra) dengan menyediakan fasilitas Kredit Modal Kerja (KMK) Konstruksi senilai Rp20,55 miliar untuk mendukung pelaksanaan proyek Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).

Langkah tersebut menjadi bagian dari kontribusi Bank Sultra dalam menyukseskan program strategis nasional yang diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan, memperkuat infrastruktur kawasan pesisir, serta mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis kelautan atau ekonomi biru.

Direktur Utama Bank Sultra, Andri Permana Diputra Abubakar, mengatakan dukungan pembiayaan tersebut diharapkan mampu membantu para kontraktor dalam memenuhi kebutuhan modal kerja sehingga pembangunan fasilitas penunjang aktivitas nelayan dapat diselesaikan sesuai jadwal.

Menurutnya, keterlibatan Bank Sultra dalam proyek KNMP merupakan wujud peran bank pembangunan daerah dalam mempercepat realisasi pembangunan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Sebagai bank pembangunan daerah, Bank Sultra siap berdiri di barisan terdepan untuk menyukseskan program-program strategis pemerintah, khususnya dalam mendorong percepatan pembangunan infrastruktur kawasan pesisir melalui proyek Kampung Nelayan Merah Putih,” ujar Andri.

Ia menjelaskan, pembiayaan melalui KMK Konstruksi menjadi salah satu instrumen penting untuk menjaga kelancaran pelaksanaan proyek, terutama dalam memenuhi kebutuhan operasional dan pengadaan material selama proses pembangunan berlangsung.

“Dukungan pendanaan melalui Kredit Modal Kerja Konstruksi ini merupakan komitmen nyata kami agar para pelaksana proyek dapat menyelesaikan pengerjaan fisik secara tepat waktu dan berkualitas,” jelasnya.

BACA JUGA  Satgas PASTI Hentikan Aktivitas AMG Pantheon di Baubau, Kerugian Ditaksir Capai Rp130 Miliar

Sembilan Proyek Masuk Dukungan Pembiayaan

Program Kampung Nelayan Merah Putih merupakan inisiatif pemerintah melalui Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Secara nasional, pemerintah mengalokasikan anggaran sekitar Rp4,95 triliun untuk mendukung pelaksanaan program tersebut.

Sementara di Sulawesi Tenggara, sebanyak 19 paket pekerjaan KNMP telah resmi berkontrak dengan total nilai proyek mencapai Rp203,77 miliar.

Dari keseluruhan paket tersebut, Bank Sultra telah memberikan fasilitas pembiayaan untuk lima proyek dengan total nilai kredit Rp7,6 miliar.

Kelima proyek itu tersebar di Kabupaten Buton Utara, Muna Barat, Muna, Buton Tengah, dan Buton.

Selain pembiayaan yang telah dilayani, Bank Sultra juga tengah memproses fasilitas kredit bagi empat proyek lainnya dengan total nilai mencapai Rp12,95 miliar.

Proses pembiayaan tersebut mencakup proyek di sejumlah wilayah, antara lain Kota Baubau, Kabupaten Buton Selatan, Wakatobi, Muna, Konawe, Kolaka, dan Kolaka Utara.

Dengan demikian, total fasilitas kredit yang telah diberikan dan masih dalam proses mencapai Rp20,55 miliar.

Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu pelaksana proyek menjaga kelancaran pekerjaan konstruksi sekaligus mempercepat penyediaan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat nelayan.

BACA JUGA  Perkuat Peran Media, BI Sultra Dorong Literasi Ekonomi dan Stabilitas Daerah

Perkuat Ekonomi Biru Sulawesi Tenggara

Andri menilai pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih memiliki peran strategis dalam mendorong penguatan sektor perikanan dan aktivitas ekonomi masyarakat di kawasan pesisir.

Keberadaan infrastruktur yang memadai diharapkan dapat menunjang kegiatan nelayan, meningkatkan konektivitas kawasan, serta membuka peluang pengembangan usaha yang berkaitan dengan sektor kelautan dan perikanan.

“Kami optimistis, dengan selesainya pembangunan infrastruktur KNMP di Sultra, konektivitas dan roda perekonomian masyarakat nelayan akan tumbuh pesat serta memperkuat daya saing sektor ekonomi biru di Sulawesi Tenggara,” ungkap Andri.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Bank Sultra akan terus mengoptimalkan fungsi intermediasi perbankan melalui penyaluran pembiayaan produktif yang mendukung pembangunan daerah.

Menurutnya, keberadaan bank pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan bisnis perbankan, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk mendukung program pemerintah yang berdampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Melalui dukungan terhadap pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih, Bank Sultra berharap tercipta sinergi yang semakin kuat antara sektor perbankan, pemerintah, dan pelaku usaha dalam mempercepat pembangunan kawasan pesisir.

Kolaborasi tersebut sekaligus diharapkan mampu memperkuat kemandirian ekonomi daerah, meningkatkan produktivitas sektor perikanan, serta membuka peluang pertumbuhan ekonomi baru bagi masyarakat nelayan di Sulawesi Tenggara.

Komentar