Indosat Masuk Daftar Fortune Best Companies to Work For 2025, Satu-Satunya Perusahaan Telekomunikasi Indonesia yang Terpilih

EKONOMI259 Dilihat

IndeksSultra.com, Jakarta- Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) kembali menorehkan prestasi internasional setelah resmi masuk dalam daftar 2025 Fortune Best Companies to Work For Southeast Asia.

Indosat menjadi satu-satunya perusahaan telekomunikasi asal Indonesia yang berhasil meraih penghargaan bergengsi tersebut, usai melalui proses seleksi ketat bersama berbagai perusahaan terkemuka di kawasan Asia Tenggara.

Pengakuan ini menegaskan keberhasilan Indosat dalam menjalankan transformasi digital yang berpusat pada manusia, membangun talenta AI-native, serta menciptakan lingkungan kerja yang inklusif dan mendukung kesejahteraan karyawan.

Integrasi AI Dorong Produktivitas dan Layanan Internal

Sebagai bagian dari perjalanannya menjadi AI-Native Telco, Indosat terus mengintegrasikan kecerdasan artifisial (AI) ke dalam operasional harian.

AI digunakan untuk meningkatkan efisiensi energi, mendukung tim penjualan dalam pengelolaan stok, hingga memberikan rekomendasi karier yang lebih personal bagi karyawan.

Salah satu inovasi internal adalah Administration Assistant Robotic Indosat (ASTRID), asisten virtual berbasis AI untuk fungsi human resources (HR).

ASTRID mempermudah proses administratif dan memberikan dukungan cepat bagi seluruh karyawan. Inovasi ini diperkuat dengan pelatihan AI skala perusahaan untuk memastikan seluruh talenta siap berkolaborasi dengan teknologi.

BACA JUGA  Toyota Hybrid Hadirkan Keseimbangan antara Efisiensi, Kenyamanan dan Kemewahan Modern

Dorong Ekosistem AI Nasional

Komitmen Indosat terhadap pengembangan AI turut terlihat melalui berbagai program berdampak, seperti pembentukan Indonesia AI Center of Excellence. Selain itu, melalui inisiatif Sahabat AI, Indosat menghadirkan model bahasa besar (LLM) open-source berbahasa Indonesia yang dapat dimanfaatkan masyarakat luas.

Langkah ini juga didukung penggunaan teknologi AI Anti-Spam dan Anti-Scam untuk melindungi jutaan pelanggan dari potensi kejahatan digital.

Budaya Kerja Inklusif dan Kesejahteraan Karyawan

Indosat juga aktif membangun budaya kerja inklusif, termasuk mengakselerasi kehadiran perempuan dalam posisi kepemimpinan, di tengah tingkat partisipasi kerja perempuan nasional yang masih rendah.

Kesejahteraan karyawan diperkuat melalui layanan kesehatan dan mental, klinik perusahaan, komunitas hobi, olahraga, serta berbagai kegiatan sosial. Stabilitas finansial pegawai didukung dengan kompensasi kompetitif, insentif kinerja, dan bantuan untuk momen penting kehidupan.

BACA JUGA  Perkuat Peran Media, BI Sultra Dorong Literasi Ekonomi dan Stabilitas Daerah

Untuk pengembangan karier, Indosat menyediakan lebih dari 400 pelatihan per tahun serta 25.000 kursus daring. Program penghargaan internal turut memastikan setiap kontribusi karyawan mendapat apresiasi.

Kinerja Perusahaan Ikut Melesat

President Director & CEO IOH, Vikram Sinha, menegaskan bahwa transformasi SDM berbasis AI bukan hanya menguntungkan perusahaan, tetapi juga masa depan setiap karyawan.

“Ketika karyawan membangun kecakapan AI, mereka tidak hanya mempercepat hasil bisnis, tetapi juga membuka jalur karier baru serta memperkuat kesiapan menghadapi dunia kerja berbasis kolaborasi manusia dan AI,” ujarnya.

Indosat saat ini melayani hampir 100 juta pelanggan di seluruh Indonesia. Pada kuartal III 2025, pendapatan perusahaan tercatat tumbuh 3,8%, sementara laba bersih melonjak 29,1% dibandingkan kuartal sebelumnya. Capaian ini menjadi bukti bahwa pemberdayaan karyawan berbanding lurus dengan kinerja bisnis.

“Ketika kami menjaga kesejahteraan dan pertumbuhan karyawan, mereka akan menjaga dan memperkuat bisnis kami. Bersama-sama, kita memberdayakan Indonesia,” tutup Vikram.

Komentar