Wali Kota Kendari Lantik Pejabat Struktural, Tegaskan Reformasi Birokrasi di Awal 2026

KENDARI266 Dilihat

IndeksSultra.com, Kendari- Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM., melakukan perombakan jajaran pejabat struktural di lingkungan Pemerintah Kota Kendari pada awal tahun 2026.

Sejumlah pejabat eselon II, III, IV, camat, hingga kepala sekolah resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya untuk mengisi berbagai posisi strategis di organisasi perangkat daerah (OPD).

Pelantikan tersebut menjadi penanda dimulainya fase baru penataan birokrasi di Kota Kendari. Langkah ini sekaligus memutus pola lama birokrasi yang dinilai terlalu nyaman dan kurang adaptif terhadap tuntutan kinerja serta dinamika pelayanan publik.

Dalam pelantikan itu, salah satu jabatan yang mendapat perhatian adalah Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Kendari yang kini dijabat oleh Ruli. Jabatan tersebut memiliki kekhususan karena pengangkatannya dilakukan melalui Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri, bukan melalui SK Wali Kota.

BACA JUGA  Kolaborasi Internasional, Kendari Dapat Dukungan Teknologi Air Bersih dari Prancis

Selain Disdukcapil, sejumlah jabatan strategis lainnya turut mengalami rotasi dan promosi, mulai dari kepala dinas, sekretaris dinas, kepala bidang, hingga pejabat administrator dan pengawas. Perombakan ini menjadi sinyal kuat komitmen Pemerintah Kota Kendari dalam membangun birokrasi yang responsif, profesional, dan bekerja sesuai kewenangan.

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, menegaskan bahwa aparatur sipil negara, khususnya pejabat struktural, harus siap ditempatkan kapan pun dan di mana pun sesuai kebutuhan organisasi.

“Saya ingin mengubah pola kerja. ASN, apalagi pejabat, harus siap dalam segala kondisi dan tidak memilih-milih waktu maupun posisi,” tegasnya.

BACA JUGA  CPNS Angkatan 2018 Pemkot Kendari Salurkan 76 Paket Sembako dalam Bakti Ramadan

Ia juga mengingatkan pentingnya menjunjung tinggi etika, moral, serta pemahaman yang baik terhadap tugas pokok dan fungsi masing-masing jabatan. Menurutnya, jabatan bukan ditentukan oleh kedekatan atau jaringan, melainkan oleh kinerja dan tanggung jawab.

“Jabatan bukan soal siapa backing-nya, tetapi tentang kinerja, etika, dan tanggung jawab. Jika tidak siap bekerja dengan ikhlas, silakan menilai kembali pilihan untuk berada di birokrasi,” pungkas Wali Kota.

Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum penguatan kinerja ASN serta peningkatan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat Kota Kendari.***

Redaksi

Komentar