Satgas Pangan Sultra Sidak Konawe Selatan, Pastikan Harga dan Stok Tetap Stabil

HUKUM199 Dilihat

IndeksSultra.com, Konawe Selatan– Tim Satuan Tugas (Satgas) Saber Pengendalian Harga Pangan Sulawesi Tenggara melakukan pemantauan langsung terhadap stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di wilayah Kabupaten Konawe Selatan, Jumat 27 Februari 2026.

Kegiatan yang dimulai sejak pagi tersebut menyasar dua lokasi strategis di Kecamatan Konda, yakni peternakan ayam petelur dan pabrik penggilingan beras. Langkah ini dilakukan untuk memastikan rantai pasok pangan dari tingkat produsen berjalan lancar tanpa hambatan.

Pemantauan dipimpin oleh Deputi Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Badan Pangan Nasional, Andriko Noto Susanto, bersama Direktur Pengawasan Penerapan Standar Keamanan dan Mutu Pangan, Hermawan. Turut mendampingi, perwakilan Ditreskrimsus Polda Sulawesi Tenggara, Hastantya Bagas, serta instansi terkait seperti Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Ketahanan Pangan, dan Bulog.

BACA JUGA  Satgas Pangan Polda Sultra Sidak Pasar di Kendari, Pastikan Harga dan Stok Tetap Stabil

Berdasarkan hasil pengecekan, kondisi harga dan ketersediaan bahan pokok di wilayah tersebut masih relatif stabil. Meski terdapat beberapa komoditas yang mengalami fluktuasi harga, namun dinilai masih dalam batas wajar.

“Secara umum harga kebutuhan pokok masih stabil dan stok tersedia. Perubahan harga yang terjadi masih terkendali,” ujar Hastantya Bagas dalam keterangannya.

Dalam sidak tersebut, tim memfokuskan pengawasan pada distribusi telur ayam ras dan beras guna mengantisipasi potensi lonjakan harga maupun kelangkaan di pasaran. Satgas juga mengingatkan para pelaku usaha untuk tetap mematuhi Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.

BACA JUGA  Kapolda dan Gubernur Sultra Pantau Langsung Arus Mudik di Pelabuhan Konawe Selatan

Kegiatan yang berlangsung hingga siang hari ini berjalan aman dan kondusif. Satgas menegaskan bahwa pengawasan akan terus dilakukan secara berkala sebagai langkah antisipatif untuk menjaga stabilitas harga serta memastikan distribusi bahan pokok tetap lancar.

Upaya ini diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat di tengah dinamika ekonomi, sekaligus menjamin ketersediaan pangan menjelang periode kebutuhan tinggi.**

Komentar