OJK Sambut Positif Pengakuan MSCI atas Reformasi Pasar Modal Indonesia

EKONOMI128 Dilihat

IndeksSultra.com, Jakarta- Otoritas Jasa Keuangan menyambut positif pengumuman “Update on Free Float Assessment of Indonesian Securities” yang dirilis oleh MSCI Inc. pada 20 April 2026.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, menyampaikan bahwa pengumuman tersebut menunjukkan MSCI telah mencatat berbagai langkah strategis yang dilakukan OJK bersama Bursa Efek Indonesia dan Kustodian Sentral Efek Indonesia dalam memperkuat transparansi dan integritas pasar modal nasional.

“Berbagai inisiatif strategis ini merupakan bagian dari upaya berkesinambungan untuk meningkatkan kualitas tata kelola pasar, memperkuat perlindungan investor, serta mendorong pasar modal Indonesia menjadi lebih kredibel, transparan, dan berdaya saing global,” ujar Hasan.

Sejumlah reformasi pasar modal yang mendapat perhatian MSCI di antaranya peningkatan transparansi kepemilikan saham di atas satu persen, penguatan granularitas klasifikasi investor, implementasi kerangka kerja High Shareholding Concentration (HSC), hingga peningkatan batas minimum free float.

BACA JUGA  Pasar Modal Sultra Catatkan Pertumbuhan Signifikan di 2025, Investor Reksa Dana Mendominasi

Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, menilai pengakuan awal dari MSCI menjadi sinyal positif terhadap arah kebijakan reformasi pasar modal Indonesia.

“Ke depan, implementasi langkah-langkah reformasi akan terus dijaga agar berjalan secara konsisten, terukur, dan berkelanjutan, serta diperkuat melalui koordinasi aktif dengan berbagai pihak, termasuk pelaku pasar global,” kata Friderica.

Saat ini, MSCI disebut masih melakukan asesmen lanjutan dengan memanfaatkan berbagai sumber data baru hasil reformasi pasar modal Indonesia. Proses tersebut juga melibatkan masukan dari pelaku pasar global sebagai bagian dari penyempurnaan penilaian untuk MSCI Index Review Mei 2026 dan MSCI Market Accessibility Review Juni 2026.

BACA JUGA  Dorong Petani Kakao Naik Kelas, OJK dan Pemkab Konsel Perkuat Akses Keuangan

OJK memandang proses tersebut sebagai momentum penting untuk menunjukkan efektivitas implementasi berbagai kebijakan reformasi yang telah dijalankan. OJK optimistis langkah konkret tersebut akan semakin memperkuat aksesibilitas sekaligus meningkatkan daya tarik investasi di pasar modal Indonesia.

Sebagai bagian dari komitmen reformasi berkelanjutan, OJK juga menegaskan akan terus memperkuat integritas pasar modal nasional melalui delapan Rencana Aksi Percepatan Reformasi Integritas Pasar Modal Indonesia. Program tersebut mencakup peningkatan transparansi, penguatan likuiditas, penguatan penegakan hukum dan tata kelola, hingga pendalaman pasar.

Dengan berbagai langkah tersebut, OJK meyakini pasar modal Indonesia berada di jalur yang tepat untuk menjadi pasar yang semakin dalam, likuid, kredibel, dan mampu memberikan kontribusi optimal terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.***

Redaksi

Komentar