Tiga Peserta Terbaik TOF Bela Negara 2026 Raih Penghargaan di Mako Bela Negara Rumpin

NASIONAL85 Dilihat

IndeksSultra.co, Bogor- Pelaksanaan puncak Training of Fasilitator (TOF) Bela Negara Tahun 2026 di Mako Bela Negara Rumpin berlangsung penuh apresiasi.

Tiga peserta terbaik resmi menerima penghargaan atas dedikasi dan prestasi mereka selama mengikuti pendidikan dan pelatihan yang berlangsung selama 20 hari.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Pusat Bela Negara, Ferry Trisnaputra. Adapun tiga peserta yang dinobatkan sebagai lulusan terbaik yakni Sani Sinarsana Kisit asal Malang, Irma Irayanti dari IAIN Kendari, serta Sudirman Dandu asal Palu.

Ketiganya dinilai memiliki kemampuan kepemimpinan dan fasilitasi yang menonjol selama pelatihan berlangsung. Selain unggul dalam aspek akademik, mereka juga menunjukkan disiplin tinggi, kemampuan bekerja sama, serta aktif berkontribusi dalam setiap sesi pelatihan.

BACA JUGA  PLN UIP Sulawesi Perketat Penerapan K3 Lewat Management Patrol di GI Punagaya

Dalam sambutannya, Ferry Trisnaputra menegaskan bahwa penghargaan tersebut bukan sekadar simbol keberhasilan, tetapi juga menjadi tanggung jawab besar untuk terus menanamkan semangat bela negara di tengah masyarakat.

“Peserta terbaik bukan berarti selesai setelah menerima penghargaan, tetapi memiliki tanggung jawab lebih besar untuk menjadi teladan dan agen perubahan di daerah masing-masing,” ujarnya.

Pihanya juga memberikan apresiasi kepada seluruh peserta TOF Bela Negara Angkatan I Tahun 2026 yang dinilai sebagai aset bangsa dalam memperkuat nilai kebangsaan dan ketahanan nasional.

BACA JUGA  Presiden Prabowo Melepas dan Memberi Arahan untuk Peserta Retreat KADIN Indonesia di Magelang

Sementara itu, Irma Irayanti menyebut penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk memperkuat peran akademisi dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan di lingkungan perguruan tinggi. Hal senada disampaikan Sani Sinarsana Kisit dan Sudirman Dandu yang berkomitmen membawa semangat bela negara ke ruang pengabdian di daerah masing-masing.

Program TOF Bela Negara 2026 disebut tidak hanya menjadi ajang pelatihan teknis, tetapi juga wadah pembentukan calon pemimpin dan fasilitator yang diharapkan mampu memperkuat ketahanan nasional melalui pendekatan edukatif, kolaboratif, dan inspiratif di berbagai daerah di Indonesia.

Komentar