Sultra Kebagian 18 Sapi Kurban dari Presiden, Distanak: Diprioritaskan dari Peternak Lokal

SULTRA113 Dilihat

IndeksSultra.com, Kendari- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) menerima bantuan 18 ekor sapi kurban dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, untuk perayaan Idul Adha 1447 Hijriah.

Dari total bantuan tersebut, sebanyak 17 ekor sapi akan disalurkan ke kabupaten dan kota di Sultra, sedangkan satu ekor lainnya diperuntukkan bagi tingkat provinsi.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Provinsi Sultra, Muhammad Taufik mengatakan jumlah bantuan sapi kurban Presiden tahun ini sama seperti tahun sebelumnya.

“Total ada 18 ekor sapi kurban bantuan Presiden untuk Sultra, terdiri dari 17 ekor untuk kabupaten dan kota serta satu ekor untuk provinsi,” ujarnya.

BACA JUGA  OJK Sultra Buka Layanan Pengaduan Nasabah di Sultra Maimo Sharia Fest 2026

Taufik menjelaskan, salah satu sapi kurban bantuan Presiden memiliki bobot mencapai 1,1 ton dengan jenis Simental. Sapi tersebut berasal dari peternak lokal di Desa Pombulaa Jaya, Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan.

Menurutnya, pemerintah memprioritaskan sapi dari peternak lokal dalam proses pemilihan hewan kurban Presiden di setiap daerah penerima bantuan. Namun, pemilihan tetap mengacu pada syarat dan kriteria yang telah ditetapkan.

“Pemilihan sapi kurban Presiden diprioritaskan dari peternak lokal di setiap kabupaten dan kota penerima bantuan dengan tetap memenuhi syarat yang sudah ditentukan,” katanya.

BACA JUGA  Gubernur Sultra Imbau Warga Tidak Panic Buying BBM, Stok Dipastikan Aman

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo atas bantuan sapi kurban bagi masyarakat Sulawesi Tenggara pada momentum Idul Adha tahun ini.

Sementara itu, peternak asal Desa Pombulaa Jaya, Syarif, mengaku bangga karena sapi miliknya terpilih sebagai hewan kurban Presiden Republik Indonesia.

“Saya sangat senang dan bahagia karena sapi saya dibeli Presiden,” ungkapnya.

Syarif menuturkan, sapi miliknya yang diberi nama “Gendowor” itu berusia empat tahun dan selama ini rutin mendapatkan perawatan kesehatan, termasuk pemberian vitamin secara berkala.

Untuk diketahui, Sapi berbobot jumbo tersebut dibeli dengan harga Rp109 juta.

Komentar