Kapolri Tutup E-Sports Kapolri Cup 2026, Dorong Generasi Muda Jadi Garda Keamanan Digital

HEADLINE62 Dilihat

IndeksSultra.com, Jakarta- Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. resmi menutup gelaran E-Sports Kapolri Cup 2026 yang berlangsung di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu 9 Agustus 2026. Penutupan kompetisi tersebut menjadi momentum bagi Polri untuk mengajak generasi muda berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, termasuk di ruang digital.

Dalam acara penutupan itu, Kapolri menerima tiga penghargaan dari Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) atas pencapaian luar biasa dalam rangkaian kegiatan E-Sports Kapolri Cup 2026. Penghargaan tersebut meliputi rekor Defile Cosplay Peserta Generasi Z Terbanyak dengan jumlah 117 peserta, Kompetisi Keamanan Siber Peserta Generasi Z Terbanyak sebanyak 734 peserta, serta Pengukuhan Duta Kamtibmas Siber kepada Peserta Generasi Z Terbanyak dengan 27.686 peserta.

Kapolri mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat dalam ajang tersebut. Sebanyak 35.936 peserta dari 34 Polda dan 403 Polres ambil bagian dalam kompetisi yang menggabungkan unsur olahraga elektronik, kreativitas, teknologi, serta edukasi keamanan digital.

Menurut Kapolri, perkembangan e-sports saat ini telah mengalami transformasi besar. Tidak lagi hanya dipandang sebagai permainan, tetapi telah berkembang menjadi cabang olahraga yang memiliki peluang prestasi hingga tingkat internasional.

BACA JUGA  ASR Dorong Sultra Bebas TB, Layanan Kesehatan Gratis Jadi Ujung Tombak Deteksi Dini Penyakit Menular

“Perkembangan dari e-sports ini sangat luar biasa. Dulu yang kita anggap sebagai permainan, namun perlahan berkembang menjadi olahraga nasional bahkan internasional dengan jumlah peminat yang sangat besar,” ujar Kapolri.

Ia berharap ajang serupa dapat terus dikembangkan secara berkelanjutan hingga mampu mencetak lebih banyak talenta muda berbakat. Kapolri bahkan menargetkan jumlah peserta pada penyelenggaraan berikutnya dapat meningkat secara signifikan melalui kompetisi berjenjang di seluruh wilayah Indonesia.

Selain mendorong prestasi di bidang e-sports, Kapolri mengajak para peserta untuk menjadi bagian dari Duta Kamtibmas yang membawa pengaruh positif bagi lingkungan sekitar. Generasi muda diharapkan mampu mengajak teman sebaya menjauhi berbagai kegiatan negatif seperti tawuran, balap liar, vandalisme, hingga aktivitas yang merugikan masa depan.

Kapolri juga mengingatkan pentingnya peran generasi muda dalam menghadapi berbagai ancaman di dunia digital, seperti penyebaran informasi palsu, ujaran kebencian, radikalisme, perundungan daring, judi online, hingga penyalahgunaan narkoba.

“Saya menitip pesan karena dunia maya ini banyak disalahgunakan untuk kegiatan negatif. Tolong para Duta Kamtibmas ikut mengingatkan teman-temannya mengenai hal-hal yang berbahaya. Jika menemukan gangguan atau tindak kejahatan, jangan ragu untuk melaporkan kepada kepolisian,” tegasnya.

BACA JUGA  Kuasai 39,5 Persen Market Share, Kalla Toyota Hadir Diberbagai Segmen

Kapolri turut mendorong kolaborasi antara Polri, komunitas e-sports, dan berbagai platform digital dalam memperkuat pencegahan kejahatan siber. Masyarakat diminta memanfaatkan layanan pengaduan Polri, termasuk kanal 110 serta layanan Patroli Siber, apabila menemukan indikasi gangguan keamanan atau kejahatan digital.

E-Sports Kapolri Cup 2026 menghadirkan sejumlah kategori kompetisi, mulai dari Mobile Legends, Capture The Flag (CTF), Cosplay, Influencer Hunt, Trading Card Game, hingga Youth Movement. Ajang tersebut dinilai menjadi wadah positif bagi generasi muda untuk mengembangkan kreativitas, sportivitas, kemampuan teknologi, serta kesadaran terhadap keamanan digital.

Kapolri menilai antusiasme peserta menunjukkan kesiapan generasi muda Indonesia dalam menghadapi perkembangan teknologi.

“Dengan berbagai inovasi yang ditampilkan, mulai dari robotik, IoT, hingga AI, saya yakin generasi muda kita siap mengisi masa depan dan membawa Indonesia menuju Generasi Emas 2045,” kata Kapolri.

Rangkaian E-Sports Kapolri Cup 2026 resmi berakhir setelah ditutup langsung oleh Kapolri pada Minggu malam. Kompetisi ini diharapkan menjadi agenda berkelanjutan dalam menciptakan ruang kreatif sekaligus memperkuat keterlibatan generasi muda dalam menjaga keamanan nasional.

Komentar