Investasi Cerdas, Ini Rahasia Harga Jual Kembali Toyota Tetap Kokoh di Pasar

EKONOMI, GAYA HIDUP87 Dilihat

IndeksSultra.com, Kendari- Di tengah tingginya penuruna harga jual kendaraan bermotor setelah beberapa tahun pemakaian khususnya mobi, mobil Toyota justru dikenal memiliki harga jual kembali yang relatif stabil.

Saat ini, masyarakat membeli mobil bukan hanya sebagai alat transportasi dalam memudahkan mobilisasi menuju tempat tujuan. Namun ssat ini kobil juga sudah dinilai sebagai salah satu bagian dari investasi jangka panjang.

Manager Marketing Kalla Toyota, Suliaddin, mengungkapkan bahwa kokohnya nilai jual kembali Toyota bukan lahir secara instan. Ada kombinasi kualitas produk, daya tahan kendaraan, hingga layanan purnajual yang menjadi fondasi utama kepercayaan masyarakat.

“Layanan servis atau bengkel Toyota yang tersedia di mana-mana menjadi salah satu faktor utama. History servis kendaraan dapat tetap terjaga meskipun unit berada di luar kota. Selain itu, kualitas dan durability Toyota juga menjadi faktor kepercayaan masyarakat,” jelasnya, Selasa 2 Juni 2026.

Menurutnya, reputasi Toyota yang telah terbangun selama puluhan tahun memberi pengaruh besar terhadap keyakinan konsumen saat membeli kendaraan, termasuk ketika mempertimbangkan nilai jual kembali.

“Pengaruhnya sangat besar karena faktor kepercayaan masyarakat terhadap Toyota yang sangat tinggi,” lanjutnya..

Pihaknya menegaskan, tingginya resale value Toyota tidak hanya ditentukan kualitas kendaraan sejak keluar dari pabrik, tetapi juga didukung oleh pola perawatan yang tepat melalui layanan resmi.

“Nilai jual tinggi lahir bukan hanya pada kualitas produknya, melainkan juga bagaimana perawatan dari produk tersebut. Toyota hadir dengan layanan purnajual yang lengkap dan tersedia di banyak tempat sehingga mendukung terciptanya harga jual yang tinggi,” jelasnya.

Dikatakan, kualitas dan durability Toyota telah teruji selama puluhan tahun. Reputasi tersebut menjadi alasan utama masyarakat tetap percaya terhadap kendaraan Toyota, termasuk di pasar mobil bekas.

BACA JUGA  OJK Waspadai Tren Investasi Kripto di Kalangan Anak Muda, Literasi Digital Diperkuat

Selain faktor kualitas, efisiensi bahan bakar, keandalan mesin, dan biaya perawatan yang terjangkau juga menjadi pertimbangan penting konsumen.

“Poin-poin tersebut tentu memiliki peran penting bagi masyarakat dalam menentukan pilihan,” ujarnya.

Menariknya, Suliaddin menilai seluruh model Toyota memiliki nilai jual kembali yang relatif tinggi dan stabil. Bahkan, harga dapat meningkat pada model tertentu yang memiliki pasokan terbatas namun permintaan tinggi.

“Semua model Toyota memiliki nilai jual kembali yang tinggi dan stabil. Harga bisa lebih tinggi lagi apabila unitnya langka sedangkan permintaannya besar,” katanya.

Jaringan bengkel resmi dan ketersediaan suku cadang juga disebut menjadi alasan kuat masyarakat tetap memilih Toyota, termasuk saat membeli kendaraan bekas.

“Masyarakat butuh ketenangan dalam menjalani mobilitasnya. Dengan ketersediaan bengkel Toyota yang ada di mana-mana, itu memberikan rasa aman,” ungkap Suliaddin.

Ia menambahkan, catatan servis atau service record menjadi salah satu penentu utama harga jual kembali kendaraan.

“Servis record adalah salah satu poin utama dalam penentuan nilai harga jual kembali unit. Program servis berkala di bengkel resmi sangat berdampak dan sudah banyak yang membuktikan,” tegasnya.

Di tengah perkembangan kendaraan listrik dan teknologi otomotif terbaru, Toyota disebut terus berupaya menjaga daya tarik produknya melalui peningkatan kualitas kendaraan dan pelayanan kepada pelanggan.

“Toyota telah terbukti kualitasnya sejak puluhan tahun lalu. Selain itu, Toyota terus tumbuh memberikan dan meningkatkan kualitas pelayanannya,” ujarnya.

Suliaddin juga melihat adanya perubahan perilaku konsumen saat ini. Pembelian mobil tidak lagi sekadar kebutuhan mobilitas, tetapi juga dipandang sebagai aset yang memiliki potensi nilai jual kembali.

BACA JUGA  Indosat Gandeng Google Hadirkan Akses Gemini AI untuk Pelanggan IM3 dan Tri

“Hal tersebut sangat berlaku bagi masyarakat yang rutin mengganti kendaraan atau memiliki rencana mengganti kendaraan beberapa tahun ke depan,” katanya.

Untuk menjaga harga jual kendaraan tetap tinggi, Suliaddin membagikan beberapa tips sederhana kepada konsumen.

“Beli Toyota impian, rajin servis berkala secara rutin, dan gunakan kendaraan secara normal,” sarannya.

Sebaliknya, kesalahan yang paling sering menyebabkan nilai jual mobil turun adalah perawatan yang tidak dilakukan di bengkel resmi serta penggunaan kendaraan yang tidak wajar.

“Servis rutin namun tidak di bengkel resmi Toyota hingga pemakaian yang tidak normal menjadi salah satu penyebab harga jual turun,” katanya.

Bagi calon pembeli mobil pertama, ia menilai resale value menjadi faktor penting yang harus dipertimbangkan sejak awal.

“Karena tentunya akan ada potensi mengganti ke unit terbaru lagi beberapa tahun ke depan,” ucapnya.

Ketika diminta merangkum rahasia di balik kuatnya harga jual Toyota dibanding sebagian kompetitor, Suliaddin memberikan jawaban singkat.

“Kualitas, durability, dan layanan purnajual, sehingga menghasilkan kepercayaan dari masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, Muksin salah satu pengguna tetap Toyota mengaku dirinya memilih beberapa mobil Toyota untuk menemaninya bersama keluarga dalam perjalanan keseharian maupun untuk bisnis yang digelutinya.

“Saya punya beberapa mobil Toyota seperti Fortuner dan Yaris Cross,” katanya.

Dirinya mengungkapkan, pemilihan mobil ini juga didasari dari pengalamannya yang perna menjual mobil Toyota milikya dengan harga yang cukup baik jika di bandingkan dengan mobil lainnya.

“Jadi kita tidak puas kalau pakai mobilnya, tapi juga setelah kita mau menjualnya nilainya masih aman,” pungkasnya.

Penulis: Nur Cahaya

Komentar