Kapolda Sultra Gandeng BPVP dan Perusahaan Buka Akses Kerja bagi Pencari Kerja

HUKUM70 Dilihat

IndeksSultra.com, Kendari- Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) menggandeng Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Kendari, instansi ketenagakerjaan, serta perusahaan swasta untuk memperluas akses pelatihan dan peluang kerja bagi masyarakat melalui program Polisi Peduli Pengangguran.

Kolaborasi tersebut dibahas dalam pertemuan yang dipimpin Kapolda Sultra Irjen Pol. Dr. Himawan Bayu Aji di Aula BPVP Kendari, Kamis 29 Oktober 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi program Quick Wins Kapolri dengan tagline “Polisi Bersama Masyarakat”.

Pertemuan itu dihadiri Kepala BPVP Kendari M.A. Habibi Kadir, perwakilan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sultra, serta sejumlah branch manager perusahaan swasta di Kendari.

Forum tersebut menjadi sarana komunikasi untuk mempertemukan kebutuhan tenaga kerja dari dunia usaha dengan masyarakat yang sedang mencari pekerjaan. Selain itu, peserta membahas pentingnya pelatihan vokasi agar pencari kerja memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan pasar.

BACA JUGA  Usai Ditetapkan Tersangka, Andi Uci Diminta Kooperatif dan Tak Ulangi Status DPO

Kepala BPVP Kendari M.A. Habibi Kadir mengatakan, lembaganya menyediakan 13 jurusan pelatihan yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk meningkatkan kompetensi. Pelatihan tersebut diharapkan menjadi bekal bagi peserta untuk memasuki dunia kerja maupun merintis usaha secara mandiri.

Habibi juga mengapresiasi keterlibatan Polda Sultra melalui program Polisi Peduli Pengangguran karena dinilai dapat membantu memperluas akses masyarakat terhadap pelatihan dan kesempatan kerja.

Dalam kesempatan itu, Kapolda Sultra menekankan bahwa peran Polri tidak terbatas pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat. Kepolisian juga dapat membangun kemitraan dengan berbagai pihak melalui program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Melalui program tersebut, Polda Sultra mendorong sinergi antara kepolisian, lembaga pelatihan, pemerintah, dan sektor swasta agar masyarakat memiliki akses lebih luas terhadap kegiatan produktif dan kesempatan memperoleh pekerjaan.

BACA JUGA  Pimpin Upacara Kesadaran Nasional, Kapolda Sultra Tekankan Respons Cepat dan Kepekaan Personel

Manfaat pelatihan vokasi turut dirasakan peserta, salah satunya Farhan, 23 tahun, yang mengikuti pelatihan barista. Ia mengaku tertarik mempelajari keterampilan meracik kopi karena melihat perkembangan kedai kopi atau coffee shop di Kendari.

Farhan mengatakan, pelatihan selama 18 hari itu menjadi kesempatan untuk menambah pengalaman dan mempelajari keterampilan baru sebagai bekal memasuki dunia kerja.

Polda Sultra berharap kerja sama dengan BPVP Kendari, instansi ketenagakerjaan, dan perusahaan swasta dapat terus berlanjut. Dengan demikian, pelatihan yang diikuti masyarakat diharapkan semakin relevan dengan kebutuhan dunia usaha dan mampu meningkatkan daya saing pencari kerja.

Kolaborasi lintas sektor ini juga diharapkan membuka peluang bagi masyarakat untuk memperoleh penghasilan dan membangun kemandirian ekonomi di Sulawesi Tenggara.

Komentar