Hasil Operasi Ketupat Anoa 2026, Angka Kecelakaan Lalu Lintas Turun 14 Persen

HUKUM136 Dilihat

IndeksSultra.com, Kendari- Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Tenggara mencatat capaian positif dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Anoa 2026 yang digelar untuk mengamankan arus mudik dan arus balik Hari Raya Idul Fitri.

Operasi yang dilaksanakan secara terpadu bersama berbagai instansi ini berhasil menurunkan angka kecelakaan lalu lintas sebesar 14 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Pelaksanaan operasi tersebut difokuskan pada upaya mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas) di seluruh wilayah Sulawesi Tenggara. Meski jumlah pemudik mengalami peningkatan, capaian pengamanan tetap menunjukkan hasil yang signifikan.

Data evaluasi menunjukkan peningkatan jumlah pemudik di berbagai jalur, yakni jalur darat naik 15 persen, jalur laut 19 persen, dan jalur udara 23 persen.

Di sisi lain, jumlah pelanggaran lalu lintas justru menurun drastis hingga 79 persen dibandingkan periode sebelumnya.

BACA JUGA  Ditreskrimum Polda Sultra Bagikan Takjil untuk Pengendara di Kendari

Direktur Lalu Lintas Polda Sultra, Kombes Pol. Dr. Argowiyono, S.H., S.I.K., M.Si., menyebut penurunan angka kecelakaan tersebut mencerminkan meningkatnya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.

Pihaknya juga menilai langkah preemtif, preventif, dan represif yang dilakukan jajaran kepolisian berjalan efektif.

“Keberhasilan ini tidak terlepas dari kesiapan personel di lapangan, optimalisasi pos pengamanan dan pos pelayanan, serta penerapan rekayasa lalu lintas di titik rawan kepadatan dan kecelakaan,” ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan operasi juga didukung sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, serta para pemangku kepentingan. Berbagai kebijakan turut berkontribusi, seperti penyediaan fasilitas mudik gratis, pembatasan kendaraan angkutan berat, hingga penerapan kebijakan Work From Anywhere (WFA).

BACA JUGA  Polda Sultra Laksanakan Sosialisasi Perpres 46/2025 tentang Pengadaan Barang dan Jasa

Meski demikian, Ditlantas Polda Sultra tetap melakukan evaluasi terhadap sejumlah aspek yang masih perlu ditingkatkan, di antaranya kepatuhan pengguna jalan di titik tertentu dan pengelolaan arus lalu lintas saat puncak kepadatan.

Ke depan, pihak kepolisian berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan melalui inovasi serta penguatan sistem pengamanan lalu lintas.

Diharapkan kesadaran dan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas dapat terus meningkat sehingga tercipta kondisi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar secara berkelanjutan.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh stakeholder dan masyarakat atas dukungan sehingga Operasi Ketupat Anoa 2026 berjalan lancar dalam memberikan pelayanan terbaik,” pungkas Kombes Argowiyono.***

Redaksi

Komentar