Kegiatan ini turut melibatkan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya Ketua DPRD Sultra, Direktur Polairud Polda Sultra, serta Komandan Lanud Haluoleo Kendari. Patroli difokuskan pada titik-titik strategis yang diprediksi mengalami peningkatan aktivitas masyarakat menjelang Ramadan.
Dalam peninjauan tersebut, rombongan memantau kondisi pelabuhan penyeberangan dan sejumlah destinasi wisata pesisir yang kerap menjadi pusat keramaian. Kapolda menegaskan, langkah ini merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi lintas instansi dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Kami ingin memastikan seluruh jalur transportasi laut dan lokasi wisata dalam kondisi aman serta siap menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat,” ujar Didik Agung Widjanarko.
Ia menambahkan, pengawasan akan terus ditingkatkan, terutama terkait keselamatan pelayaran, potensi gangguan keamanan, serta kesiapan personel di lapangan.
Selain melakukan pengecekan fasilitas, rombongan juga berdialog langsung dengan petugas pelabuhan dan masyarakat setempat guna menyerap aspirasi serta memastikan pelayanan publik berjalan optimal.
Kapolda menegaskan bahwa pengamanan Ramadan tahun ini akan mengedepankan langkah preventif dan pendekatan humanis. Upaya tersebut diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, khususnya yang beraktivitas di wilayah pesisir dan perairan Sulawesi Tenggara.
Komentar