Gerakan Sekolah Hebat, Upaya Kendari Cetak Generasi Peduli Lingkungan dan Pangan

EKONOMI, KENDARI, SULTRA118 Dilihat

IndeksSultra.com, Kendaari- Pemerintah Kota Kendari resmi meluncurkan program “Sekolah Hebat” (Hijau, Edukatif, dan Berkarakter) sebagai upaya mendorong keterlibatan generasi muda dalam menjaga ketahanan pangan dan kelestarian lingkungan sejak dini.

Program ini dijalankan melalui sinergi bersama berbagai pemangku kepentingan.

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, menjelaskan bahwa program Sekolah Hebat merupakan langkah strategis untuk membangun kesadaran siswa dalam memanfaatkan lingkungan sekitar, khususnya pekarangan rumah dan sekolah.

“Melalui Sekolah Hebat, kita mengajak siswa untuk memanfaatkan lingkungan, seperti menanam cabai, tomat, serta menjaga kelestarian lingkungan,” ujarnya, Rabu 15 April 2026.

Menurutnya, program ini juga sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Dengan melibatkan pelajar, edukasi terkait pentingnya pangan diharapkan dapat meluas hingga ke lingkungan keluarga.

BACA JUGA  Kredit Capai Rp39 Triliun, OJK Sebut Ekonomi Sultra Terus Bergerak Posit

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Kendari, Abdul Rauf, menyebutkan bahwa konsep “Hebat” dalam program ini mencakup nilai Hijau, Edukatif, dan Berkarakter. Pihaknya bersama tim teknis dan Bank Indonesia akan turun langsung ke sekolah-sekolah untuk memberikan edukasi.

“Kita ingin generasi muda terlibat aktif. Mereka akan diberi pemahaman tentang pentingnya sektor pangan melalui praktik langsung menanam tanaman di lingkungan sekolah,” jelasnya.

Selain fokus pada edukasi, Pemkot Kendari juga terus memperkuat upaya menjaga stabilitas stok dan harga pangan melalui kolaborasi dengan produsen, distributor, dan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID).

Mengingat Kendari bukan daerah penghasil utama, gerakan pemanfaatan pekarangan rumah tangga melalui program Kasoami turut didorong.

BACA JUGA  Transmigrasi Dorong Pertumbuhan Ekonomi Baru, Gubernur Sultra Soroti Peran Strategis dalam Pemerataan Pembangunan

“Inflasi sangat berkaitan dengan kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu, kami rutin memantau kondisi stok dan harga agar tetap stabil,” tegas Siska.

Di sisi lain, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Tenggara, Edwin Permadi, menegaskan pentingnya dukungan semua pihak, termasuk media, dalam menyampaikan informasi ketersediaan pangan kepada masyarakat.

“Kami mengumpulkan distributor dan pelaku usaha agar pesan terkait kecukupan pangan tersampaikan dengan baik. Harapannya, masyarakat dapat berbelanja secara bijak dan turut menjaga stabilitas harga,” ujarnya.

Program Sekolah Hebat diharapkan tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi berkembang menjadi gerakan berkelanjutan dalam mencetak generasi muda Kendari yang mandiri secara pangan serta peduli terhadap lingkungan.***

Redaksi

Komentar