Kapolri Resmikan Sekretariat Bersama KBPBI, Dorong Sinergi Perjuangan Buruh dan Iklim Investasi

HUKUM78 Dilihat

IndeksSultra.com, Jakarta- Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., meresmikan Kantor Sekretariat Bersama Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI) di Jakarta, Jumat 24 Juli 2026.

Peresmian ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat koordinasi dan persatuan berbagai konfederasi buruh dalam memperjuangkan kesejahteraan pekerja di Indonesia.

Dalam sambutannya, Kapolri mengapresiasi seluruh konfederasi buruh yang telah bersatu di bawah naungan KBPBI. Menurutnya, keberadaan sekretariat bersama menjadi simbol komitmen untuk memperkuat perjuangan buruh secara kolektif sekaligus menjaga stabilitas nasional.

Kapolri menegaskan bahwa upaya memperjuangkan hak dan kesejahteraan buruh harus berjalan beriringan dengan penciptaan iklim investasi yang sehat. Ia menilai kedua hal tersebut saling berkaitan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dan membuka lebih banyak lapangan pekerjaan.

“Kesejahteraan buruh harus terus diperjuangkan, tetapi di sisi lain kita juga harus menjaga agar investasi tetap tumbuh sehingga kesempatan kerja semakin luas,” ujarnya.

BACA JUGA  Polda Sultra Ikuti Launching Direktorat PPA-PPO, Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak

Ia menjelaskan bahwa Indonesia saat ini menghadapi berbagai tantangan global, termasuk dinamika geopolitik internasional yang berdampak terhadap kondisi ekonomi dunia. Oleh karena itu, seluruh elemen bangsa, termasuk kalangan buruh, diharapkan dapat bersatu menghadapi berbagai tekanan tersebut.

Menurut Kapolri, pemerintah telah menyiapkan sejumlah program strategis, seperti hilirisasi industri, swasembada pangan, dan swasembada energi, guna memperkuat ketahanan ekonomi nasional. Program hilirisasi bahkan diproyeksikan mampu menciptakan sekitar 1,4 juta lapangan kerja baru bagi masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Kapolri juga kembali menegaskan komitmen Polri dalam memberikan perlindungan kepada para pekerja melalui berbagai kebijakan, di antaranya pembentukan Satgas Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), penguatan Desk Ketenagakerjaan, hingga dukungan terhadap perlindungan pekerja ojek online.

Ia menyebut keberadaan Desk Ketenagakerjaan menjadi salah satu bentuk pelayanan Polri dalam membantu penyelesaian persoalan ketenagakerjaan. Hingga kini, desk tersebut telah menangani ratusan perkara dan memfasilitasi ribuan pekerja untuk memperoleh status sebagai pegawai tetap di sejumlah perusahaan.

BACA JUGA  Kapolda dan Gubernur Sultra Pantau Langsung Arus Mudik di Pelabuhan Konawe Selatan

Selain itu, Desk Ketenagakerjaan juga berhasil memediasi penyelesaian sengketa hubungan industrial di PT Amos yang menghasilkan kesepakatan pembayaran kompensasi senilai Rp12,7 miliar kepada para pekerja.

Kapolri meminta agar Desk Ketenagakerjaan terus meningkatkan kualitas pelayanan melalui pendampingan, mediasi, dan penyelesaian berbagai persoalan yang dihadapi buruh. Menurutnya, keberadaan desk tersebut harus menjadi program berkelanjutan yang tetap berjalan tanpa bergantung pada pergantian kepemimpinan di institusi Polri.

Menutup sambutannya, Kapolri berharap Sekretariat Bersama Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia dapat menjadi wadah yang memperkuat solidaritas antarorganisasi buruh sekaligus mendukung terciptanya situasi yang kondusif bagi pembangunan nasional.

Ia juga mengajak seluruh elemen buruh untuk terus mengawal berbagai program pemerintah secara konstruktif demi mewujudkan Indonesia yang maju, kompetitif, dan siap menyongsong visi Indonesia Emas 2045.***

Komentar