IndeksSultra.com, Kendari- Kendaraan berteknologi hybrid Toyota semakin diminati masyarakat Kota Kendari. Tren ini dilihat dari peningkatan penjualan Toyota Hybrid yang mencapai 108 unit hingga Oktober 2026, sementara untuk sepanjang 2025 Toyota Hybrid berhasil terjual sekitar 30 unit.
Branch Manager Kalla Toyota A. Yani, Andi Aswar mengatakan peningkatan tersebut menunjukkan perubahan minat konsumen terhadap kendaraan yang menawarkan efisiensi bahan bakar dan teknologi berkendara terbaru.
“Penjualan Hybrid tahun lalu di Kendari hanya sekitar 30 unit sepanjang 2025. Tahun ini, pada Oktober saja, kami sudah menjual 108 unit. Artinya, pertumbuhan penjualan hybrid, terutama Veloz, sangat signifikan,” kata Andi Aswar.
Berdasarkan perbandingan angka tersebut, penjualan kendaraan Toyota Hybrid pada Oktober 2026 telah mencapai peningkatan signifikan dari penjualan sepanjang 2025.
Sementara itu, Branch Manager Kalla Toyota Anduonohu, Rusman Kadir menjelaskan bahwa meningkatnya minat konsumen tidak terlepas dari kehadiran produk baru serta pertimbangan efisiensi bahan bakar.
Menurutnya, teknologi hybrid menjadi alternatif bagi masyarakat yang ingin mendapatkan efisiensi penggunaan energi tanpa harus sepenuhnya beralih ke kendaraan listrik.
“Beberapa konsumen mulai beralih ke hybrid karena efisiensi bahan bakar. Dengan teknologi hybrid Toyota, kendaraan memadukan teknologi listrik dan mesin bensin sehingga menjadi pilihan bagi konsumen yang belum ingin beralih sepenuhnya ke mobil listrik,” ujarnya.
Rusman menambahkan, kemampuan kendaraan hybrid dalam memadukan kedua sistem penggerak tersebut menjadi salah satu pertimbangan konsumen, terutama untuk menunjang kebutuhan mobilitas sehari-hari maupun perjalanan jarak jauh.
Selain faktor efisiensi, pengalaman berkendara juga berperan dalam mendorong keputusan pembelian.
Branch Manager Kalla Toyota Tendean, Agussalim, mengatakan pihaknya menyediakan fasilitas test drive agar calon konsumen dapat mencoba langsung kendaraan hybrid sebelum memutuskan untuk membeli.
Melalui fasilitas tersebut, konsumen dapat merasakan karakter berkendara dan memahami teknologi yang ditawarkan Toyota Hybrid.
“Kalau konsumen sudah mencoba test drive dan merasakan langsung pengalamannya, mereka bisa mempertimbangkan untuk beralih ke hybrid. Kami menyediakan fasilitas test drive agar konsumen bisa mencoba terlebih dahulu,” kata Agussalim.
Di sisi lain, Kalla Toyota juga menargetkan 60 surat pemesanan kendaraan (SPK) selama penyelenggaraan kegiatan Toyota Auto Show yang berlangsung selama dua hari. Setiap cabang didorong berkontribusi sesuai target penjualan masing-masing.***







Komentar