BIK Sultra 2026 Berakhir, OJK Siapkan Kelanjutan Program Literasi Keuangan

EKONOMI61 Dilihat

IndeksSultra.com, Kendari- Berakhirnya rangkaian Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2026 di Sulawesi Tenggara tidak menjadi akhir dari upaya memperluas akses dan meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap layanan keuangan.

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sultra, Bismi Maulana Nugraha, mengatakan penutupan kegiatan tersebut harus menjadi titik awal untuk memperkuat kolaborasi, memperluas jangkauan layanan, dan meningkatkan perlindungan konsumen secara berkelanjutan.

“BIK memang berakhir di hari ini, tapi kami memohon kepada Bapak, Ibu, dan teman-teman semuanya, mari kita jadikan hari ini bukan akhir, melainkan sebuah awal dari perjalanan,” ujar Bismi saat menutup kegiatan di kawasan Eks MTQ Sultra, Minggu (25/10/2026) malam.

BACA JUGA  BI Sultra Perkuat Kerja Sama Baubau, Buton, dan Busel untuk Jaga Stabilitas Harga Pangan

Ia mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara, pemerintah kabupaten dan kota, Bank Indonesia, serta seluruh lembaga jasa keuangan yang terlibat dalam pelaksanaan BIK 2026.

Menurut Bismi, kolaborasi lintas sektor diperlukan agar edukasi dan layanan keuangan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat, termasuk mereka yang tinggal di wilayah pelosok dan pulau-pulau terluar.

Upaya tersebut juga perlu memastikan masyarakat memahami cara memanfaatkan layanan keuangan secara aman. Bismi mengingatkan risiko pinjaman online ilegal, judi online, dan investasi bodong yang dapat mengganggu kondisi keuangan rumah tangga.

Pelaksanaan BIK Sultra pada 24-25 Oktober 2026 mencatat penyaluran kredit dan pembiayaan Rp67,50 miliar, pembukaan 4.889 rekening baru, dan 5.778 pengunjung. Kegiatan edukasi keuangan diikuti 200 peserta.

BACA JUGA  Toyota Hybrid Jawaban dari Kebutuhan yang Efisien Hingga Kenyamanan Pengguna

Meski mencatat sejumlah capaian, Bismi menegaskan keberhasilan inklusi keuangan tidak hanya ditentukan oleh angka pembiayaan dan rekening baru. Manfaat layanan bagi masyarakat serta peningkatan pemahaman dalam mengambil keputusan keuangan juga menjadi bagian penting dari upaya tersebut.

OJK Sultra menyatakan siap melanjutkan kerja sama dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya untuk memperkuat literasi serta inklusi keuangan di Bumi Anoa.

Keberlanjutan program diharapkan dapat memperluas akses layanan keuangan yang sesuai kebutuhan sekaligus membantu masyarakat menggunakannya secara bijak dan bertanggung jawab.

Komentar