Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98, Gubernur Sultra Tekankan Patriotisme dan Kepedulian Sosial

SULTRA53 Dilihat

IndeksSultra.com, Kendari- Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka, mengajak generasi muda memperkuat rasa cinta tanah air, kegigihan dalam menghadapi tantangan, serta kepedulian terhadap sesama. Pesan tersebut disampaikan saat memimpin Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Halaman Kantor Gubernur Sultra, Rabu 28 Oktober 2026.

Peringatan tahun ini mengusung tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia”. Tema tersebut menekankan pentingnya karakter generasi muda dalam menjaga persatuan sekaligus berkontribusi terhadap kemajuan bangsa.

Dalam upacara itu, Andi Sumangerukka membacakan sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Erick Thohir, yang mengingatkan bahwa kemajuan Indonesia tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, penguasaan teknologi, maupun kekayaan sumber daya, tetapi juga kualitas dan karakter masyarakatnya.

Sambutan tersebut menyoroti tiga karakter yang perlu dimiliki generasi muda, yakni patriotik, gigih, dan berempati.

BACA JUGA  Wagub Sultra Pimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2025

Sikap patriotik diwujudkan melalui pengabdian dan kontribusi nyata bagi bangsa. Sementara kegigihan diperlukan agar pemuda tidak mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan maupun kegagalan. Adapun empati menjadi landasan untuk memahami kondisi orang lain dan bersedia memberikan bantuan.

Menpora juga mengajak generasi muda berani menetapkan cita-cita, bekerja keras untuk mencapainya, serta mempersiapkan diri menjadi pemimpin yang mampu melayani masyarakat.

Ilmu pengetahuan dan karya yang dihasilkan pemuda diharapkan menjadi bentuk kecintaan terhadap Indonesia, dengan tetap mengedepankan nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial.

Selain prosesi upacara, peringatan Hari Sumpah Pemuda di lingkungan Pemerintah Provinsi Sultra tersebut turut diisi pertunjukan seni budaya oleh siswa SMAN 6 Kendari.

Para siswa menampilkan beragam kesenian daerah, mulai dari Tari Kawanua dari Sulawesi Utara, tari suku Dayak dari Kalimantan Barat, hingga Tari Cakalele, Tari Lenso, dan permainan tradisional bambu dari Maluku.

BACA JUGA  Kunjungi PPS Kendari, Gubernur Sultra Dorong Hilirisasi Sektor Perikanan

Pertunjukan lintas daerah tersebut memperlihatkan keragaman budaya Indonesia sekaligus menjadi pengingat bahwa persatuan dapat dibangun di tengah perbedaan suku, tradisi, dan latar belakang masyarakat.

Upacara ini dihadiri Wakil Gubernur Sultra, Wakil Ketua DPRD Sultra, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sultra, Ketua TP PKK Sultra, kepala organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemprov Sultra, serta jajaran TNI/Polri, aparatur sipil negara (ASN), dan organisasi kemasyarakatan.

Melalui peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, semangat persatuan yang diwariskan para pemuda pada 1928 kembali ditegaskan sebagai landasan bagi generasi penerus untuk berkarya, menghadapi tantangan, dan mengambil peran dalam pembangunan Indonesia.***

Redaksi

Komentar