BI Sultra Siapkan Jalan ke Panggung Dunia bagi Desainer Modest Fashion Lokal

RAGAM145 Dilihat

IndeksSultra.com, Kendari- Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulawesi Tenggara (Sultra) menunjukkan komitmen kuat dalam mendorong talenta kreatif daerah menembus pasar global melalui ajang Modest Fashion Design Competition pada rangkaian Sultra Maimo Sharia Fest 2026.

Melalui kompetisi tersebut, para desainer terbaik Sultra tidak hanya bersaing di tingkat daerah, tetapi juga dipersiapkan untuk melaju ke ajang regional, nasional hingga internasional.

Kepala Kantor Perwakilan BI Sultra, Edwin Permadi, mengatakan para pemenang kompetisi akan lebih dulu mengikuti ajang regional kawasan Timur Indonesia yang rencananya digelar di Mataram pada tahun ini.

BACA JUGA  Pertamini di Kendari Menjamur Tanpa Izin, Dinilai Langgar Keamanan dan Standar Ukuran

“Terutama regional dulu kawasan timur nanti rencananya tahun ini dilakukan di Mataram. Kalau menang kita bawa ke Jakarta,” ujar Edwin, Sabtu 25 April 2026.

Menurutnya, dukungan BI terhadap desainer muda dan pelaku UMKM sektor fesyen dilakukan secara berkelanjutan. Bahkan, karya-karya berbahan tenun khas Sultra berpeluang kembali tampil di panggung mode internasional seperti yang pernah dicapai pada tahun-tahun sebelumnya.

“Insyaallah bisa dibawa. Kalau yang sebelum-sebelumnya pernah dibawa ke Paris, Asian Week dan sebagainya. Jadi kita harapkan produk UMKM Sultra bisa maju ke regional, nasional bahkan internasional,” tambahnya.

BACA JUGA  OJK Sultra Ajak Mahasiswa UHO Waspada Kejahatan Digital dan Pahami Literasi Keuangan

BI Sultra juga memastikan pendampingan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pembinaan teknis, peningkatan kualitas produk, hingga membuka akses pasar yang lebih luas bagi para pelaku usaha kreatif daerah.

“Memang semuanya terus kami kawal,” tegas Edwin.

Langkah strategis ini diharapkan mampu memacu semangat para desainer muda Sulawesi Tenggara untuk terus berinovasi sekaligus mengangkat wastra lokal menjadi produk unggulan yang mampu bersaing di pasar dunia.

Komentar