Subuh Keliling di Baruga, Wakapolda Sultra Tampung Keluhan Warga Soal Narkoba dan Kemacetan

RAGAM99 Dilihat

IndeksSultra.com, Kendari- Persoalan peredaran narkoba, kemacetan lalu lintas hingga minimnya penerangan jalan menjadi keluhan masyarakat Kecamatan Baruga, Kota Kendari, yang disampaikan langsung kepada Wakapolda Sulawesi Tenggara (Sultra), Brigjen Pol. Budi Hermawan.

Berbagai aspirasi tersebut mengemuka dalam kegiatan Subuh Keliling yang digelar Polda Sultra di Masjid Al Hijrah, Jalan Brigjen Katamso, Kelurahan Baruga, Sabtu (31/10/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 04.30 WITA itu menjadi ruang dialog antara kepolisian dan masyarakat untuk membahas sejumlah persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di lingkungan sekitar.

Salah seorang warga, Muh. Saleh, menyampaikan kekhawatirannya terhadap ancaman penyalahgunaan dan peredaran narkotika yang dinilai dapat merusak generasi muda serta mengganggu ketenteraman masyarakat.

Ia berharap kepolisian terus meningkatkan upaya pemberantasan narkoba, baik melalui tindakan hukum maupun langkah pencegahan di lingkungan masyarakat.

Menanggapi keluhan tersebut, Brigjen Pol. Budi Hermawan menjelaskan bahwa Polda Sultra terus melakukan berbagai langkah untuk menekan peredaran gelap narkotika.

Upaya tersebut tidak hanya dilakukan melalui penindakan terhadap pelaku, tetapi juga melalui edukasi dan sosialisasi bahaya narkoba di sekolah serta lingkungan masyarakat.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat sangat dibutuhkan untuk membantu kepolisian mendeteksi dan mencegah aktivitas penyalahgunaan narkotika sejak dini.

Warga Soroti Kemacetan dan Pengendara Lawan Arus

Selain persoalan narkoba, kondisi lalu lintas di Jalan Brigjen Katamso turut menjadi perhatian dalam dialog tersebut.

BACA JUGA  Dilantik Sebagai Pj Bupati Buton Selatan, Ridwan BAdallah Diharuskan Memastikan Kesiapan Pilkada

Warga bernama Abd. Sinapoy mengeluhkan kepadatan kendaraan yang kerap terjadi di sekitar Masjid Al Hijrah, terutama ketika berlangsung aktivitas penjemputan santri.

Kondisi tersebut diperparah dengan lokasi fasilitas putar balik kendaraan yang dinilai cukup jauh dari kawasan masjid.

Akibatnya, muncul kekhawatiran sebagian pengendara memilih melawan arus untuk mempersingkat perjalanan, sehingga berpotensi membahayakan pengguna jalan lainnya.

Menanggapi aspirasi tersebut, Wakapolda menyatakan akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan serta instansi terkait untuk membahas kemungkinan penyesuaian fasilitas putar balik kendaraan.

Langkah itu diharapkan dapat menjadi salah satu solusi untuk mengurangi kepadatan lalu lintas, mencegah pelanggaran, dan meminimalkan risiko kecelakaan di kawasan tersebut.

Persoalan lain disampaikan Ruslan Latukonsina yang meminta perhatian terhadap kondisi penerangan jalan di sepanjang Jalan Brigjen Katamso.

Menurutnya, keterbatasan lampu penerangan berpotensi menimbulkan kerawanan keamanan dan membahayakan pengguna jalan, khususnya pada malam hari.

Budi Hermawan menjelaskan, pengadaan dan pemasangan lampu penerangan jalan merupakan kewenangan pemerintah daerah, bukan kepolisian.

Meski demikian, ia memastikan aspirasi warga akan diteruskan melalui koordinasi dengan pihak terkait agar dapat menjadi perhatian pemerintah setempat.

Wakapolda Ajak Warga Aktif Jaga Keamanan Lingkungan

Sebelum membuka sesi dialog, Wakapolda bersama jajaran pejabat utama Polda Sultra melaksanakan salat Subuh berjamaah dengan sekitar 50 warga dan pengurus Masjid Al Hijrah.

BACA JUGA  PT Vale Siapkan 35 Pemuda Lokal Jadi Operator Alat Berat Bersertifikat

Turut mendampingi Wakapolda, Dirbinmas Polda Sultra Kombes Pol. Suharman Sanusi, Dirpolairud Kombes Pol. Saminata, Dirresnarkoba Kombes Pol. Amri Yudhy Syamsualam Rama Wispha, serta Kapolsek Baruga AKP Hasmil Hamzah.

Dalam kesempatan tersebut, Budi Hermawan mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap keamanan lingkungan masing-masing.

Ia mengingatkan warga agar menjauhi minuman keras serta lebih berhati-hati dalam menerima dan menyebarkan informasi melalui media sosial.

Masyarakat juga diminta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi karena berpotensi menimbulkan kesalahpahaman hingga gangguan kamtibmas.

Selain itu, Wakapolda menyosialisasikan layanan Call Center Polri 110 yang dapat diakses secara gratis untuk melaporkan gangguan keamanan maupun kejadian yang membutuhkan kehadiran polisi.

Kegiatan Subuh Keliling tersebut merupakan bagian dari pendekatan humanis kepolisian melalui semangat Polisi Bersama Masyarakat dalam pelaksanaan program Quick Wins Polri.

Melalui kegiatan ini, Polda Sultra berupaya memperluas komunikasi langsung dengan masyarakat sekaligus memperoleh informasi mengenai persoalan yang membutuhkan perhatian kepolisian maupun instansi pemerintah lainnya.

Aspirasi yang disampaikan warga diharapkan dapat menjadi bahan koordinasi dan tindak lanjut bersama guna menciptakan lingkungan yang lebih aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat Kota Kendari.

Komentar