Kapolda Sultra Minta Ditpolairud Tingkatkan Patroli Perairan dan Perkuat Kesiapsiagaan Personel

HUKUM72 Dilihat

IndeksSultra.com, Kendari- Kapolda Sulawesi Tenggara (Sultra), Irjen Pol. Himawan Bayu Aji meminta jajaran Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Sultra meningkatkan patroli serta memperkuat kesiapsiagaan dalam menjaga keamanan wilayah perairan yang memiliki karakteristik dan tantangan tersendiri.

Arahan tersebut disampaikan Kapolda saat memimpin Apel Pimpinan di Markas Komando Ditpolairud Polda Sultra, Jumat 10 Juli 2026. Kegiatan itu turut dihadiri Wakapolda Sultra Brigjen Pol. Budi Hermawan, Irwasda Polda Sultra, para pejabat utama, serta seluruh personel Ditpolairud.

Dalam arahannya, Kapolda mengapresiasi dedikasi seluruh personel Ditpolairud yang selama ini menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta menegakkan hukum di wilayah perairan Sulawesi Tenggara.

Ia menilai wilayah perairan Sultra yang luas menuntut kesiapan personel, sarana, dan strategi pengamanan yang optimal. Karena itu, Kapolda meminta intensitas patroli laut terus ditingkatkan, terutama untuk mencegah berbagai aktivitas ilegal, seperti praktik penangkapan ikan menggunakan bahan peledak maupun pelanggaran lain yang dapat merusak ekosistem laut.

BACA JUGA  Sidang Etik Tuntas, Kapolda Maluku Tegaskan Komitmen Bersih-bersih Internal Polri

“Kehadiran Ditpolairud tidak hanya berfokus pada penegakan hukum, tetapi juga harus mengedepankan pelayanan kepada masyarakat pesisir melalui pendekatan preventif dan pembinaan,” jelasnya.

Kapolda mendorong agar berbagai program kemasyarakatan, seperti pembinaan masyarakat perairan, Sambang Nusa, perpustakaan terapung, layanan poliklinik terapung, hingga kesiapsiagaan operasi pencarian dan pertolongan (SAR), terus diperkuat sebagai bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat maritim.

Selain itu, pihaknya mengingatkan seluruh pejabat di lingkungan Ditpolairud, termasuk para kepala subdirektorat dan komandan kapal, agar meningkatkan pengawasan serta pembinaan terhadap anggota.

“Seorang pemimpin harus memahami kondisi personel sekaligus mampu memberikan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi agar organisasi tetap berjalan secara profesional,” lanjutnya.

Kapolda juga memberikan sejumlah penekanan kepada seluruh personel agar meningkatkan kemampuan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan, mengasah keterampilan teknis dan penguasaan peralatan operasional, merespons cepat setiap laporan masyarakat, serta memperkuat koordinasi dengan instansi terkait dan masyarakat dalam menjaga keamanan wilayah perairan.

BACA JUGA  Polantas Sultra Kedepankan Pendekatan Humanis dalam Operasi Keselamatan Anoa 2026

Pada kesempatan tersebut, Kapolda Sultra menyerahkan 552 paket kelengkapan perorangan lapangan (Kaporlap) kepada personel Ditpolairud. Bantuan itu terdiri atas 184 topi rimba, 184 kaos cokelat, dan 184 kaos biru Polairud sebagai dukungan terhadap pelaksanaan tugas sekaligus simbol kebersamaan dan semangat pengabdian kepada masyarakat.

Usai apel, Kapolda bersama Wakapolda, Irwasda, dan para pejabat utama Polda Sultra melakukan inspeksi terhadap kapal patroli, alat utama, serta perlengkapan operasional milik Ditpolairud. Pengecekan tersebut bertujuan memastikan seluruh sarana dan prasarana dalam kondisi siap digunakan untuk mendukung pengamanan wilayah perairan Sulawesi Tenggara secara maksimal.

Melalui peningkatan kesiapsiagaan personel dan optimalisasi sarana operasional, Polda Sultra berharap Ditpolairud mampu memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan yang semakin efektif bagi masyarakat, sekaligus menjaga keamanan dan kelestarian wilayah perairan di Sulawesi Tenggara.***

Redaksi

Komentar