ABUPI Perkuat Kompetensi SDM Pelabuhan Hadapi Era Digitalisasi Industri

EKONOMI, NASIONAL137 Dilihat

IndeksSultra.com, Jakarta- Transformasi digital yang semakin masif di sektor transportasi dan logistik mendorong kebutuhan akan sumber daya manusia (SDM) yang tidak hanya memiliki latar belakang pendidikan formal, tetapi juga kompetensi yang sesuai dengan tuntutan industri.

Menjawab tantangan tersebut, Asosiasi Badan Usaha Pelabuhan Indonesia (ABUPI) terus memperkuat program pengembangan SDM kepelabuhanan melalui berbagai pelatihan dan sertifikasi profesi.

Wakil Ketua Umum III ABUPI Bidang Pengembangan SDM Kepelabuhanan, Sakiman, mengatakan bahwa perubahan dunia kerja saat ini menuntut tenaga kerja yang memiliki keterampilan terukur dan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi.

Menurutnya, sektor kepelabuhanan tengah mengalami perubahan signifikan seiring penerapan digitalisasi dan otomatisasi dalam berbagai aktivitas operasional. Oleh karena itu, peningkatan kualitas SDM harus dilakukan secara berkelanjutan melalui pendidikan, pelatihan, pengalaman kerja, hingga sertifikasi kompetensi.

“Pendidikan formal tetap penting, namun harus didukung oleh kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri. Pelatihan dan sertifikasi menjadi bagian penting dalam mempersiapkan tenaga kerja yang siap menghadapi tantangan sektor kepelabuhanan modern,” ujarnya, Rabu 3 Juni 2026.

BACA JUGA  Bantah Isu Rangkap Jabatan Direksi, Komisaris Bank Sultra: Itu Hoaks dan Upaya Pembunuhan Karakter

Sakiman menambahkan, upaya tersebut sejalan dengan kebijakan pemerintah yang mendorong terwujudnya SDM pelayaran yang profesional dan kompeten sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 31 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Bidang Pelayaran.

Sebagai bentuk komitmen terhadap peningkatan kualitas tenaga kerja, ABUPI telah menjalankan berbagai program strategis, mulai dari pelatihan teknis, magang industri, pendampingan, sertifikasi profesi, hingga penyusunan standar kompetensi yang disesuaikan dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.

Sementara itu, Ketua Umum ABUPI, Liana Trisnawati, menegaskan bahwa keberhasilan transformasi pelabuhan nasional sangat bergantung pada kesiapan SDM dalam menghadapi perubahan teknologi dan dinamika industri global.

Ia menilai pembangunan pelabuhan yang modern dan berdaya saing tidak hanya memerlukan investasi infrastruktur, tetapi juga tenaga kerja yang memiliki kemampuan adaptasi tinggi, penguasaan teknologi, serta kompetensi yang sesuai dengan perkembangan sektor logistik dan maritim.

BACA JUGA  Indosat Masuk Daftar Fortune Best Companies to Work For 2025, Satu-Satunya Perusahaan Telekomunikasi Indonesia yang Terpilih

“SDM yang unggul akan menjadi kunci utama dalam meningkatkan efisiensi dan daya saing pelabuhan Indonesia. Karena itu, pengembangan kompetensi harus menjadi agenda bersama yang melibatkan pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, sekolah vokasi, dan lembaga pelatihan,” katanya.

ABUPI optimistis sinergi berbagai pemangku kepentingan akan mempercepat lahirnya tenaga kerja pelabuhan yang profesional, siap kerja, dan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi nasional melalui sektor maritim yang semakin kompetitif.

Dengan fokus pada peningkatan kualitas SDM, ABUPI berharap pelabuhan Indonesia mampu menghadapi tantangan global sekaligus memanfaatkan peluang yang muncul dari perkembangan teknologi dan transformasi industri di masa depan.

Komentar