OJK Kembangkan Infinity Hub, Perluas Peluang Pembiayaan UMKM di Sultra

EKONOMI73 Dilihat

IndeksSultra.com, Kendari- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong perluasan akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui penguatan literasi keuangan dan kolaborasi lintas sektor.

Upaya tersebut dilakukan melalui pengembangan Infinity Hub, pusat inovasi dan kolaborasi keuangan digital yang melibatkan pemerintah daerah, perguruan tinggi, pelaku usaha, media, dan masyarakat.

Sebagai langkah awal, OJK menjalin kerja sama dengan 14 bupati dan wali kota serta tujuh perguruan tinggi melalui penandatanganan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU).

Anggota Dewan Komisioner OJK, Adi Budiarso, mengatakan sinergi berbagai pemangku kepentingan diperlukan untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan sekaligus meningkatkan pemahaman dalam memilih produk yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan finansial.

Bagi pelaku UMKM, pemahaman tersebut menjadi penting karena akses pembiayaan dapat mendukung pengembangan usaha, mulai dari peningkatan kapasitas produksi hingga perluasan pemasaran. Namun, keputusan menggunakan layanan keuangan juga perlu didasarkan pada pemahaman terhadap manfaat, biaya, dan risiko yang menyertainya.

BACA JUGA  OJK Sita 41 Aset Terkait Dugaan Tindak Pidana BPRS GP, Upaya Pulihkan Kerugian Bank

Melalui Infinity Hub, OJK berupaya memperkuat ekosistem keuangan digital sekaligus memperluas jangkauan edukasi keuangan di daerah. Keterlibatan pemerintah daerah dan perguruan tinggi diharapkan membantu penyampaian informasi keuangan kepada masyarakat secara lebih luas.

Kepala OJK Sulawesi Tenggara, Bismi Maulana Nugraha, menjelaskan bahwa Infinity Hub dibangun dengan pendekatan pentahelix yang menggabungkan peran pemerintah daerah, pemerintah pusat, dunia usaha, akademisi, media, dan masyarakat.

“Ini merupakan konsep yang menggabungkan pemerintah daerah, pemerintah pusat, bisnis, akademisi, media, dan publik. Tujuannya untuk mendorong literasi masyarakat agar lebih memahami inovasi keuangan digital,” ujarnya.

BACA JUGA  Kombinasi Stylish dan Irit, Toyota Agya Jadi Pilihan Pertama Konsumen Sultra

Menurut Bismi, kolaborasi tersebut menjadi landasan untuk memperkuat pemahaman masyarakat terhadap perkembangan layanan keuangan digital, termasuk manfaat, risiko, dan pentingnya perlindungan konsumen.

Peningkatan literasi diharapkan membantu pelaku UMKM mengenali pilihan layanan keuangan formal dan mempertimbangkan pembiayaan secara lebih bijak. Dengan demikian, keputusan keuangan dapat disesuaikan dengan kebutuhan usaha serta kemampuan membayar.

Selain memperluas edukasi, pengembangan Infinity Hub juga diarahkan untuk mendorong inovasi dan memperkuat hubungan antarpemangku kepentingan di sektor jasa keuangan.

OJK berharap kolaborasi tersebut dapat mendukung peningkatan inklusi keuangan dan membuka lebih banyak kesempatan ekonomi bagi masyarakat Sulawesi Tenggara, khususnya pelaku UMKM yang membutuhkan pemahaman serta akses terhadap layanan keuangan formal.

Komentar